Serat sintetis terbuat dari polimer yang disintesis berdasarkan bahan baku seperti minyak bumi. Berbagai jenis serat diproduksi dari senyawa kimia yang sangat beragam. Setiap serat sintetis memiliki sifat dan karakteristik unik yang cocok untuk aplikasi tertentu. Empat serat sintetis -poliester, poliamida (nilon), akrilik dan poliolefin - mendominasi pasar tekstil. Kain sintetis digunakan dalam berbagai industri dan sektor, termasuk, pakaian, perabotan, penyaringan, otomotif, kedirgantaraan, laut, dll.
Kain sintetis biasanya terdiri dari plastik, seperti poliester, yang merespons dengan sangat baik terhadap pemrosesan laser. Balok laser melelehkan kain-kain ini dengan cara yang terkontrol, menghasilkan tepi yang bebas duri dan disegel.